↑ Return to Ilmu Umum

Ilmu Website

Mengganti Password Dengan Pengacak
update.php

$pengacak = “hduwAHDU28328heUUH7283xx”;

mysql_connect(“dbhost”, “dbuser”, “dbpass”);
mysql_select_db(“dbname”);

// membaca pass lama, dan baru dari form

$passwordlama = $_POST[‘oldPass’];
$passwordbaru1 = $_POST[‘newPass1’];
$passwordbaru2 = $_POST[‘newPass2’];

// cek benar tidaknya password yang lama

$query = “SELECT * FROM user WHERE username = ‘admin'”;
$hasil = mysql_query($query);
$data = mysql_fetch_array($hasil);

if ($data[‘password’] == md5($pengacak.md5($passwordlama.$pengacak)))
{
// jika password lama benar, maka cek kesesuaian password baru 1 dan 2
if ($passwordbaru1 == $passwordbaru2)
{
// jika password baru 1 dan 2 sama, maka proses update password dilakukan

// enkripsi password baru sebelum disimpan ke db

$passwordbaruenkrip = md5($pengacak.md5($passwordbaru1.$pengacak));

$query = “UPDATE user SET password = ‘$passwordbaruenkrip’ WHERE username = ‘admin’ “;
$hasil = mysql_query($query);
if ($hasil) echo “Update password Admin sukses”;
}
else echo “Password baru Anda tidak sama”;
}
else echo “Password lama Anda salah”;

?>

OK… selesai juga akhirnya kita buat scriptnya. Kepada mas yang telah merequest tutorial ini… thanks to u dan janji saya sudah ditunaikan. Maaf karena baru bisa posting sekarang. Mudah-mudahan berguna bagi semuanya…

Bagi Anda yang menginginkan script di atas, dapat mendownload di bawah ini

Download Script


Menjahili Orang Lain Dengan Netbus
NetBus merupakan backdoor yang berjalan di sistem operasi Windows 9x dan NT. Dengan Netbus tersebut banyak hal menyenangkan yang bisa Anda lakukan, diantaranya adalah:

* Membuka dan menutup CD-ROM Drive.
* Melakukan shut down, log off, reboot dan power off.
* Mengontrol gerakan mouse dan keyboard.
* Menutup program.
* Mengirimkan pesan atau text.
* Memata-matai komputer “korban”.
* Mengarahkan komputer “korban” sehingga membuka URL tertentu.

Untuk menjalankan NetBus dibutuhkan 2 buah file, yaitu NetBus.exe dan Patch.exe (tapi nama file tersebut bisa saja diganti dengan nama yang lain). NetBus.exe merupakan file yang diletakkan di komputer kita, sedangkan Patch.exe diletakkan di komputer “korban”.
Ada beberapa cara untuk “menanam” file Patch.exe di komputer “korban”. Misalnya dengan mengirimkan sebagai attachment saat Anda mengirim email. Jika penerima email tersebut mengeksekusi file Patch.exe maka file tersebut akan ter-copy ke directory Windows ( pada komputer “korban”). Cara lain adalah (ini yang lebih asyik) letakkan file tersebut di semua komputer pada suatu warnet.

Jika berhasil Anda tinggal jalankan file NetBus.exe. Pada kolom Host name/IP Address isi dengan host name/ip address pada komputer si “korban”. Kalau Anda bingung, gunakan fasilitas Scan yang akan memeriksa komputer mana saja yang telah terdapat file Patch.exe. Selesai mengisi ip address klik tombol Connect. Tunggu beberapa saat. Jika koneksi berhasil tombol Connect akan berganti menjadi tombol Cancel dan setelah itu Anda bisa melakukan apa yang Anda sukai, termasuk menyadap password email orang lain.
Untuk mendapatkan NetBus Anda bisa mendownloadnya dari HackersClub.
Peringatan:
Gunakan artikel ini untuk menambah pengetahuan Anda. Jangan melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain.




http://tutorial.babastudio.com/?p=121

Sudah banyak video yang di pasang di website-website maupun web blog setelah popularnya Youtube dan Google belakangan ini. Video-video ini dipasang dengan menggunakan free player yang disedikan oleh mereka. Jadi kita dapat sharing video milik kita yang ditampung di server mereka untuk dipasang di website milik orang.

Nah sekarang gimana kalau kita menggunakan player milik sendiri?
asyik juga kali ya… bisa pasang logo di player itu dan kita juga bisa sharing seperti Youtube dan Google punya.

Disini saya mencoba kasih sedikit trik membuat player sendiri yang simple yang dapat memutar file flash video (flv) sendiri dari mana saja dan trik ini juga saya gunakan di beberapa project pembuatan website multimedia yang saya buat.
Player yang coba dibuat ini menggunakan Flash v.8 dan berikut langkah-langkahnya:

Langkah-1
Buat file flash baru dengan nama ‘player’

Langkah-2
Karena document file yang akan kita buat adalah sebuah player, kita set ukuran document ini sesuai dengan player yang kita inginkan melalui toolbar ‘modify’ | ‘document’

Disini saya coba setting dengan ukuran referensi video dari flash (320×240 pixels), kita tambahkan ukuran untuk tinggi menjadi 280 karena space untuk ‘playback’ video-nya.

Langkah-3
Setting fps (frames per second) dengan 12 standard flash dan supaya video yang dijalankan tidak terlalu berat untuk dimainkan.

Langkah-4
Atur lembar kerja layer menjadi 2 beri nama ‘action’ dan ‘player’ seperti gambar dibawah:

Langkah-5
Tarik component Playback yang ada di window components, letakkan pada layer ‘player’
Beri nama instance name-nya dengan ‘player_mc’

Setelah itu rubah angka parameter untuk ‘Buffer Time’ menjadi 5 (untuk memberi kesempatan playback untuk buffering video sebelum dimainkan dari parameter standarnya adalah 0.1).
Karena dengan parameter 0.1 hampir tidak memungkinkan dengan koneksi yang ada di Indonesia sekarang ini, video akan tersendat-sendat waktu dimainkan.

Langkah-6
Masukkan action script berikut pada layer ‘action’ melalui window ‘action’

Tentukan variable yang bersifat global dengan nama ‘file’,
variable ini bisa juga difungsikan sebagai URL variable yang dapat dikirim dari luar flash movie
_global.file;

masukkan script ini dibawahnya, yaitu script sebagai playback video yang dibuat:

import mx.video.*;
var listenerObject:Object = new Object();
listenerObject.stateChange = function(eventObject:Object):Void {
if(player_mc.buffering){
_root.buffering_mc._visible = true;
} else {
_root.buffering_mc._visible = false;
}
};
player_mc.addEventListener(“stateChange”, listenerObject);

Tentukan file video yang akan dimainkan
player_mc.contentPath = _root.file;

Langkah-7
Publish file flash anda dengan nama ‘player.swf’

Langkah-8
Langkah terakhir adalah memainkan dan memanggil flv file melalui HTML file (player.html)

Buka file html anda dengan ‘dreamweaver’, tambahkan parameter nama flv file berikut pada object flash anda:

player.swf?file=namafile.flv

Untuk memanggil file yang ada di web masukkan lengkap dengan nama URL anda sepert:

player.swf?file=http://mediasolusindo.com/player/telkomsel.flv

Silahkan berkreasi untuk digabungkan dengan PHP script misalnya atau yang lainnya, trik ini sudah saya coba di beberapa web multimedia yang saya buat seperti:

– Fast Film Production
– Christy Film Director
– Iman Brotoseno Film Director and Underwater Photography

Sample dengan framing video di blog!

Selamat Mencoba …!!!


Membuat WordPress di Server Lokal
Mengapa harus install wordpress di localhost atau computer sendiri?
Jawabannya kira-kira adalah sebagai berikut:
Karena saya ingin mencoba banyak theme (tema) jadi kita tinggal copy paste aja tanpa perlu upload ke server php, Untuk percobaan editing script wordpress, Dan jawaban yang terpenting dalah supaya kita tidak berlama-lama untuk upload file ke server

Oke, mari kita ikuti tahap-tahapnya!
1 : Install XAMPP
sebuah software untuk menyimulasikan computer kita sebagai server antara lain AppServ, EasyPHP dll. Untuk itu download dulu XAMPP Lite disini : http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html#646 lalu install.

2 : Start XAMPP and make sure the Apache and MySql is running
Untuk mengetahui apakah server lokal kita sudah berjalan, cek di browser kita dan ketik ‘localhost’ pada address bar di browser kita.
3 : Download WordPress

Download WordPress versi terbaru. [LINK DOWNLOAD]Extract di C: \xampp\htdocs Saya asumsikan kita tadi menginstall XAMPP di drive C. Berarti sekarang kita mempunyai struktur folder seperti ini:C: \xampp\htdocs\WordPress

folder WordPress dapat anda rubah sesuai keinginan anda misalkan kita rubah menjadi percobaan maka strukturnya menjadi begini C:\ xampp\htdocs\percobaan

4 :Membuat Database
Untuk menginstall WordPress, kita bakal membutuhkan sebuah database. Untuk itu kita perlu membuat databesnya dulu.

Dari browser ketik http://localhost/phpmyadmin
Isi nama database yang akan kita buat (misalnya dalam contoh saya buat database dengan nama databesku), lalu klik create.
5 : Install WordPress

Sebelum kita melakukan instalasi wordpress kita harus mengedit file wp-config-sample.php terlebih dahulu, data yang perlu kita ubah adalah

Database name (ganti dengan nama database yang telah anda buat tadi)
Database User (ganti aja dengan root)
Database Password (boleh anda kosongi)
Database Host (localhost)

Setelah anda rubah, silahkan anda SAVE

Kemudian Mari kita mengintall wordpress

Dari browser, ketik localhost/wordpress/wp-admin/install.php

Kalau kita sudah siap, klik ‘Let’s Go!’
Benar kan seperti kata saya tadi, kita bakal membutuhkan informasi tentang database kita. Untuk itu kita isikan seperti ini:

Database Name : databesku (atau sesuai dengan nama database yg telah kita buat tadi)
Username : root
Password : (kosongi saja)
Database Host : localhost
Table Prefix : wp_ (biarkan seperti ini, don’t worry about it )

Lalu klik ’submit’.

Note: Perhatikan, username & password disini BUKAN untuk wordpress, melainkan untuk database, maka sebaiknya diisi seperti contoh diatas (default setting untuk XAMPP localhost). Kita tidak perlu merubahnya lagi.
Sekarang database yang kita buat sudah terhubung dengan WordPress. Setelah itu klik ‘Run the Install’

Isi informasi yang diperlukan (Blog Title & E-mail anda). Jangan kuatir, informasi ini dapat diubah nantinya.
Inilah tampilan yang menandakan WordPress sukses diinstall.

Perhatikan! Catat password yang diberikan sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya.

6 : Login to Your WordPress
Oke, semua langkah instalasi sudah selesai. Sekarang saatnya untuk mulai login ke WordPress kita.
Masukkan username dan password, lalu klik ‘login’. Ingat. URL login blog anda di WordPress adalah :
http://localhost/wordpress/wp-login.php Hal pertama yang harus kita lakukan adalah merubah password kita (dengan password yang lebih mudah diingat) daripada 3xgf5lv9z kecuali anda bisa langsung hafal terus. Hahaha…
Kita dapat masuk dalam halaman option tersebut dengan cara :
klik ‘admin’ di sebelah kanan atas layer, atau tab users > your profile

Selamat Mencoba !



Fitur Jomla

Anda dapat mengunjungi situs:
http://en.mitratemplate.com/ atau
http://www.jvideodirect.com/

Selamat mencoba


Logical Operation in SQL Access

Logical Operators in Access SQL:

Originally, logical operators were a concept from algebra used to exclude and include number sets. They are, very simply, NOT, AND, and OR. Sometimes this set is expanded to combinations of the operators, but at core it’s only these three. The logical operators are often referred to as the Boolean operators.

* NOT refers to the logical opposite of your statement.
* AND joins two items together under a single command.
* OR makes a command operational if either statement it joins is true.

When conducting an SQL task in Microsoft Access, the logical operators can be used almost anywhere. You can combine them with DELETE, and WHERE:

DELETE name AND date
WHERE employee.title = cashier AND employee.yearsservice = >2

The above operation would delete the fields “name” and “date” for all cashiers with less than two years of service. Simple, right?

But then it starts to get complicated. As many as 252 statements in a query string can be joined with the logical operators, so you’ll probably always have room for more. But the more you have, the more complex your string becomes, and the easier it is to break it.
Combining Logical Operators

What if you needed to run a query where you wanted only employees with the title “janitor” or department “maintenance” to be available? You would run a query:

SELECT * FROM employees
WHERE employee.department = maintenance OR employee.title = janitor

This operation, once run, selects all fields of all records from employee that are marked either maintenance department or janitor.

If the janitor was part of the maintenance department and you wanted to exclude him, your search would be:

SELECT * FROM employees
WHERE employee.department = maintenance OR NOT employee.title = janitor

That looks funny, but syntactically, it’s perfect.

In your query string, the logical operators are used in the order NOT AND OR. That means in any line, the NOT statements are performed first, then the AND, then the OR.

If you’re not paying attention, this can mess you up. What if you’re running a string in which you want (these two statements) or (these two statements). For instance,

SELECT * FROM pets
WHERE species = dog AND type = brown OR species = cat AND size = small

If you allow this query string to run just as it’s written, you wind up with a table that includes only brown dogs and small cats. But you can change the order of operation by using parenthesis:

SELECT * FROM pets
WHERE species = dog AND (type = brown OR species = cat) AND size = small

This returns a data set with small brown dogs – since it’s not likely you’re going to have a dog that is also a cat, that part of your query string is basically junk. But the search, with parenthesis to change the order of operation, returns very different results from the earlier search.

Now to add one more item to the list. Mathematical operators (*+-/ and all the rest) are performed before any logical operator. So what if you were looking by price as well?

SELECT * FROM pets
WHERE species = dog OR species = cat AND price = >200 AND size = small

This search string returns all dogs or cats that are small and less than $200 in cost. If you messed around with parenthesis in this one:

SELECT * FROM pets
WHERE species = dog OR (species = cat AND price = >200 AND size = small)

This would return all dogs, and also all small cats costing less than $200.

When working with logical operators in SQL and Microsoft Access, pay attention to your order, and you’ll do just fine.


Logical Function in SQL
Sumber: http://beginner-sql-tutorial.com/sql-select-statement.htm


Merubah Beckground Berdasarkan Hari

PHP script yang akan kita bahas kali ini digunakan untuk mengubah latar belakang halaman web kita sesuai dengan hari. Misalnya hari Senin, kita ingin agar warna background Kuning, Selasa, Merah, dst. Tertarik? Silahkan lanjutkan membaca.
Sebenarnya prinsipnya sederhana. Kita akan menggunakan statemen percabangan atau if else untuk melakukannya.
Logikanya seperti ini. PHP script kita akan mencari tahu nama hari ini dengan menggunakan fungsi date (lihat contoh script lain yang menggunakan fungsi ini saat menghitung kalkulasi waktu dan kalender). Nah, kemudian nama hari ini akan dicocokkan menggunakan perintah if else dan kemudian menampilkanwarna yang kita inginkan sesuai dengan hasil pencocokan nama hari tersebut.
PHP script lengkapnya adalah seperti ini:

Background Colors change based on the day of the week

<?
$today = date("l");
print("$today");
if($today == "Sunday")
{
$bgcolor = "#FEF0C5";
}
elseif($today == "Monday")
{
$bgcolor = "#FFFFFF";
}
elseif($today == "Tuesday")
{
$bgcolor = "#FBFFC4";
}
elseif($today == "Wednesday")
{
$bgcolor = "#FFE0DD";
}
elseif($today == "Thursday")
{
$bgcolor = "#E6EDFF";
}
elseif($today == "Friday")
{
$bgcolor = "#E9FFE6";
}
else
{
// hari terakhir tentusaja hari Sabtu (Saturday) kan?
$bgcolor = "#F0F4F1";
}
print("\n”);
?>

Script ini hanya mengubah warna latar belakang. Isinya bisa kamu sesuaikan sendiri


Dialog box demo

Konfirmasi Action dengan Javascript

Use a javascript confirm box to ask the user if they want to delete function confirmDelete(delUrl) { if (confirm(“Are you sure you want to delete”)) { document.location = delUrl; } } Delete Another way Delete Sumber:http://psacake.com/web/ Download doc

View page »

Open New Windows with Javascript

To open a new window, you will need to use yet another ready-made JavaScript function. Here is what it looks like: window.open(‘url to open’,’window name’,’attribute1,attribute2′) This is the function that allows you to open a new browser window for the viewer to use. Note that all the names and attributes are separated with a comma …

View page »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Captcha Garb (1.5)